. Whole Family Interlude Part 48 | Kisah Malam

Whole Family Interlude Part 48

0
61

Whole Family Interlude Part 48

LIBUR

kekhawatiran Bella semakin menjadi, ia belum pernah merasakan pantatnya senyeri ini. dari seks yg ia lakukan dengan Bima membuat pantatnya sakit, walau secara ukuran penis, Andri jauh lebih besar, namun Andri dan Bella sama-sama tau kapan harus anal seks dan kapan harus berhenti. intensitas seks dengan Bima yg membuat pantat Bella menjadi nyeri.

setelah tiba dirumahnya kemarin, Bella berusaha berkelakuan sangat wajar, ia tak menunjukkan kekhawatirannya saat duduk maupun apa. saat ia dikamar mandipun ia tak berani melihat kearah cermin terkait tubuhnya. ia hanya berani merasakan.
“sssssshhhhhhh uuhhhhhh”, desisan ini muncul tiap Bella akan duduk di kursi.

Andri memang tak menanyakan, namun ia mengamati. ia juga tak berani bertanya. hanya diam saja. hingga ia berangkat ke kantor.

ia mendiamkan ini, hingga 3 hari. komunikasi rumah tangga tetap dilaksanakan, namun pertanyaan mengenai rasa janggalnya tetap ia simpan. hingga malam menjelang tidur, Andri memberanikan diri untuk menanyakan terkait ini.
“sayang, kuamati kok kamu dikit aneh ya, ada yg sakit?”, tanya Andri dengan rasa harap-harap cemas.
“hah! ehmm engga kok, perasaanmu aja mas mungkin”, balas Bella sambil memalingkan pandangannya kearah yg lain.
“hmm baiklah”, lalu mereka terdiam untuk sesaat, tak ada bahasan maupun balasan, hanya diam. masih menyimpan rasa awkward. hingga akhirnya mereka tertidur dengan Andri masih menyimpan rasa penasarannya.

hingga beberapa hari kedepan setelah Bella di sodomi oleh Bima, rasa nyeri sudah semakin berkurang. namun, rasa nyeri yg lain juga timbul, yaitu datang bulan. sesuai prediksi Bella, orgy tak memakai pengamanpun tetap aman jika ia tau kapan kesuburan tubuhnya.

saat Andri berada dikantor, anak-anak sedang tidak berada dirumah untuk bersekolah, dan para pembantu sedang sibuk. tetiba Bella kembali teringat mengenai pantatnya.
“hmmm udah lumayan sih, tapi masih dikit nyeri, masa ke dokter, aku takut kalau melar..”, pikirnya dalam hati sambil berkaca di depan meja rias.
“ahhh Bell, nafsu ya nafsu aahh, kecewa kan, aku takut kalau mas Andri tau ini”, lanjutnya.
“ehmmm hmmm tanya siapa ya..”, ujarnya pelan sambil membuka HPnya.

“oh Sarah, ya Sarah”, nama itu tak lain adalah sepupunya yg dulu mengompori Bella untuk mencoba analseks sebelum menikah.

lalu ia, menekan tombol ‘dial’.

“hmm hello, Sarah..”.
“eh Bell”.
“lagi ngapain ini?”.
“engga nih, lagi nyante, anak-anak gak dirumah, suami lg di pabrik, ada apaan nih, tumben telpon biasanya cuma WA”, balas Sarah yg menjelaskan kondisi dirumah.
“haha engga apa-apa haha, mau ngobrol aja kalo lagi sante”.
“haha hmm iyaa”.
“eh hmmm kamu masih doyan hmmm main belakang sama suami?”, tanya Bella yg langsung to the point.
“haha apaan ini main belakang?”, tanya Sarah memastikan.
“ahh kaya gak tau aja hmm pantat pantat”, tawa Bella.
“hahahha anjir, frontal pertanyaannya, ya masih dong haha itu kan justru icing on cake nya haha, kamu juga masih?”, balas Sarah sambil tertawa juga.
“hmmm masih dong, haha, tapi aku mau tanya, kalau main belakangnya terlalu sering dan keras, terus pantatku udah 4 hari ini nyeri, dan macem kaya longgar gitu”, balas Bella.
“wanjir, serius! ahh masa sama suami sendiri sampai segitunya, aku lho, sering juga, tapi juga gak nyampe nyeri dan longgar, hmmm kucuriga..”, balas Sarah, “logikanya, suami pasti taulah, kalau udah kelamaan dan berpotensi sakit”, lanjutnya.
lalu Bella terdiam.

“hello…Bell”, sapa Sarah.
“hmmm ya, eh hello”, terkaget Bella.
“gimana?”, tanya Sarah.
“eh hmmm iya gimana?”, tanya Bella balik.
“iya, jawab dulu tadi, gapapa Bell…..”, ujar Sarah dengan lembut.
“iya, bukan dengan suami”, balasnya lirih.
“hmmm udah kuduga, ternyata doyan diem-diem ya kamu haha”, ujar Sarah, “udah pasti, kalau bukan dengan suami pasti mainnya kasar, hmmm yauda sih, aku dulu juga pernah ngalamin waktu belum nikah. jadi gak usah main belakang dulu setidaknya sebulan lah, terus kamu senam seperti nahan buang air, lakukan terus saat santai, biar ototmu mengenceng lagi”, terang Sarah.
setelah mendapat jawaban yg ia inginkan, Bella lantas mengobrol ke hal-hal yg lain, sebagai keluarga mereka jarang sekali bertemu sejak mereka ikut suaminya masing-masing.

menginjak hari ke enam, Andri dan Bella tidak berhubungan badan. Bella masih merasa takut untuk memulai, atau bertelanjang di depan suaminya sendiri. karena gaya permainan Andri yg suka membolak-balik badan pasangannya macam menggoreng tempe. Andripun juga tidak memulai aksinya karena masih merasa awkward dengan istrinya sendiri, namun ia hanya memancing-mancing.

di dalam buah zakar Andri mengandung benih cinta yg siap dikeluarkan, pastinya kental, banyak dan sangat lengket.
“yang..udah enam hari lho hehe gak dikeluarin”, pancing Andri.
“ehmmmm mas, hehe, putingku keras banget sakit, nampaknya aku mau datang bulan, abis itu aja ya hehe…”, balas Bella.
“di blow aja gimana sampai keluar?”, ajak Andri.
“sayang spermanya mas…”, balas Bella, ya tentu ini hanya sebuah alasan, karena alasan sebenarnya ia masih belum pede untuk bertelanjang.
Andripun diam dan berusaha untuk tidur.

Andri merasa sakit, ajakan bercintanya biasanya tak pernah di tolak, kini istrinya berani menolak. ia merasa Bella kembali pada jaman sebelum mengikuti barter seks, kembali susah untuk diajak bercinta.
Bella juga merasa hal yg sama, ia sedih…

saat suaminya sudah meninggalkan rumah untuk ke kantor, setelah selama weekend Bella, suami dan kedua anaknya berjalan-jalan berkeliling di pedesaan daerah Ubud. tak ada rasa lagi awkward diantara pasangan suami istri tersebut, hanya saja saat dikamar Bella masih belum berani telanjang.

di dalam kamar, Bella meremas-remas perutnya dengan sangat kencang.
“ssshhh aduuhhh, hari pertama haid aaahhh sakit”, teriak derita wanita dua anak tersebut.
hingga tak sadar ia meneteskan air mata, saat ia duduk berguling-guling diatas kasur.
“huuuhuuu, kenapa sih, aku ngeseks gak pakai mikir, duuh mana ini udah haid, dan aku belum bercinta dengan mas Andri, semakin lama dia menunggu, masa hanya di blowjob, sayang spermanya pasti banyak banget”, pikirnya sesal.
“ahh ngeseks juga sama Bima bangke itu, sampai lupa diri kalau anal seks harus hati-hati, aku takut kalau mas Andri melihat keanehan di tubuhku”, lanjutnya kembali.
Bella di dalam kamar, berkalung handuk, menangis, menyesal atas apa yg ia lakukan dengam Bima.
“untung banget, kegaiatan bejat ini udah usai, aku mau memaksimalkan tubuhku hanya buat suamiku tercinta”, pikirnya.

suara kicauan burung di luar memecah keheningan haru Bella, burung bernyanyi dengan riangnya menyambut hari yg cerah dan terik, setelah 3 hari mendung dan hujan. Bella berkaca di depan meja rias, tersenyum, wajah kearabannya ia menilai sendiri sungguh cantik dan anggun, badannya yg ramping, payudaranya yg pas walau terbungkus kaos. tiap bercinta Andri selalu memberikan cupangan yg sangat ganas disekujur payudaranya itu.

“mandi ah”, ujarnya pada diri sendiri sambil mengusap matanya.
ia mengambil HPnya untuk melihat jam di HPnya.
“wu, ada pesan dari Zaskia”, ujar Bella.

[9.49AM] Zaskia: Bell, gimana yg kemarin hehe mau jadi barter sendiri tak hehe

Bella tak membalasnya, hanya ia read. dengan wajah sedikit badmood dan campur aduk membayangkan apa yg Petra lakukan pada Bella.

“ahh seandaianya kemarin Bima ditukar dengan Petra, pasti perpisahan yg sempurna, kagak gini ini aahhh”, sesal Bella dalam hati.

ia masuk ke dalam kamar mandi, menelanjangi dirinya sendiri, menyaksikan sendiri tubuhnya di depan kaca. memek yg hanya seperti garis layaknya wanita perawan namun aslinya sudah ada banyak pria yg masuk ke dalamnya dan banyak juga yg menumpahkan spermanya di dalam, memek itu ditumbuhi oleh bulu harus yg belum dicukur. ia menaruh 2 jarinya diatas vaginanya, dan merabanya dengan perlahan dan membuat ia mendesis keenakan.

Bella memberanikan diri memutar badannya, melihat bagian anusnya, memang daerah sekitarnya menghitam, namun ia merasakan anusnya sudah kembali merapat.

wanita bersuami itu tak melanjutkan aktifitasnya dan melangkahkan kakinya yg mulus dan jenjang memasuki ke dalam bilik shower.

*

“ahh sini berbaring sini”, ujar pria yg sudah ngaceng sangat tegak.
wanita itu membaringkan tubuhnya sesuai perintah pria itu, lalu pria itu tidak melepas celana dalamnya, namun hanya menggesernya sedikit dan memek indah wanita itu sudah terlihat sangat basah padahal memek itu belum dijilat maupun dikobel.

pria itu tanpa banyak komunikasi langsung mengarahkan penisnya untuk mencolok vagina wanita itu. wanita itu nampak pasrah dan bersiap untuk menikmati sodokan pria itu.
“awwwhhh hmmmmm”, desah ringan wanita itu saat menerima sodokan pria itu sambil memejamkam matanya. kedua tangan indah wanita itu ditaruh dikedua sisi pinggang pria itu. sesakali wanita itu menahan pinggul pria itu jika dirasa sodokannya terlampau kencang.
“sshhh hmmm ahh oohh aaahh”, wanita itu sungguh nampak menikmati hubungan badan dengan pria itu. pria itu sesekali mencabut semua penisnya karena jepitan memeknya membuatnya hanya bisa bertahan sebentar.
“ahhh buat aku orgasme..aahhh oohhh”, minta wanita itu pada si pria. pria itu kembali memasukkan penisnya ke dalam tubuh wanita. tempo sodokannya menjadi sedikit lebih cepat. wanita itu mengigit bibirnya, tatapan sayunya mulai muncul dan wajahnya sungguh menikmati.

PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PLOK
PLOK PLOK PLOK PLOK
wanita itu terbaring dan kedua kaki si pria tetap berada di lantai sehingga bisa memberikan dorongan yg maksimal pada si wanita. tangan si wanita meremas erat pinggul si pria. kepalanya dia mundurkan, dia akan melakukan sesuatu yg sangat natural pada sebuah hubungan seks.
“ahh ayo ahh lebih cepet ahh ohh ahhh”, minta wanita itu. si pria tetap diam dan mendorong semakin kencang.
“AWWWKKK OOWWHH AARRGHHHH AAHHHGGHH”, desah hebat wanita itu namun bibirnya sembari ia gigit yg membuatnya semakin cantik dan seksi. si pria itu tetap ngentotin namun dengan tempo yg sangat pelan sambil menikmati pemandangan indah si wanita orgasme.

setelah si wanita itu kembali pada keadaan normalnya, kini giliran si wanita itu memberikan kepuasan pada si pria.
“kencengan aja gapapa, sampai keluar”, desah wanita itu sambil berbicara pada si pria. si pria hanya mengangguk dan menaikkan tempo hubungan itu. satu menit berlalu..dua menit..tiga menit..tetesan keringat keluar dari kening kedua anak manusia yg sedang memadu kasih ini. pinggul si pria sudah bagaikan piston yg bergerak dengan cepat.

“ARRRGGHHH OOOHHHH ARRRGHHHH OOHHH YESSHH AHHH”, desah si pria, nampaknya dia sedang orgasme, namun si wanita dengan melingkarkan kedua kakinya pada pinggul si pria, sehingga si pria mengeluarkan benih cintanya di dalam badan si wanita. tak ada penyeselan.

kedua anak manusia ini lalu saling menebar senyum, keringat dari badannya menunjukkan betapa lelahnya seks yg mereka lakukan. seks memang seharusnya memberikan rasa puas dan bahagia bagi pelakunya.

—-

“dahsyat sampai berkeringat gitu, dan rasanya banyak banget yg keluar..”, ujar si wanita.
“hahaha iya nih, lagi libur yg dirumah hehe”, balasnya.
“kalau sedang libur, kesini aja hehe”, balas si wanita sambil menaruh jarinya yg lentik diatas memeknya.

mereka lantas saling berciuman, dengan mersa dan hangat, saling meraba pipinya, jidatnya saling bersatu dan saling pandang walau pakaian mereka sudah tak rapi lagi bentuknya, namun mereka tak peduli.

“yuuk udah yuuk, udah sore banget, jangan lupa ya, tadi yg di stopmap merah berkas suamiku..mohon dibantu hehe”, si wanita mengingatkan.
“kalau suamimu disini, nanti kita gak bisa gini lagi dong haaha”, canda di pria yg sedang merapikam bajunya dan mengenakan lagi jas-nya.
“kan masih ada hotel hahahaa ahh udah ahh, kan wanita yg lain banyak haha”, canda kedua anak manusia itu.

si wanita setelah rapi, melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan pria itu. si pria akhirnya mengeluarkan seluruh sperma yg ia simpan kurang lebih selama 6 hari. tapi bukan ia keluarkan di dalam istrinya….

pria itu tak lain adalah Andri, masih duduk di sofa dengan penisnya masih belum terbungkus celana namun sedang melemas, butiran keringat juga nampak di keningnya. lantas ia menaikkan celanannya serta merapikannya, berjalan menuju ke arah meja, membuka stopmap itu. dengan seksama ia memandangi berkasnya.
“hmm maafkan aku mas, aku telah menyetubuhi istrimu, namun perjuangan istrimu agar kau bisa masuk ke perusahaan ini perlu kuacungi jempol. akan ku bantu dengan segala upayaku agar kamu bisa disini”, ujar Andri dalam hati,

Tasya berjalan kearah mobilnya, dengan celana dalam yg super basah karena benih cinta Andri pasti berusaha menetes keluar, namun tertampung di celana dalamnya. wanita ini seolah tak peduli. ia juga mendapatkan kepuasan yg selama ini terpisahkan oleh lautan.

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Cerita Terpopuler