. Permainan Cinta Part 14 | Kisah Malam

Permainan Cinta Part 14

0
26

Permainan Cinta Part 14

Pengorbanan Seorang Istri

POV IRAWAN

Pengorbanan Seorang Istri

Pukul 19 : 00 Aku segera meluncur ke Kafe dekat Alun-alun waktu pertama kali bertemu dengan Mbak Mawar.Hari Ini Aku ada janji dengan Mbak Mawar yaitu membahas perkara suaminya.Aku pun sampai di kafe.Kali ini Aku mengunakan motor kesayangaku.

Lima belas menit baru duduk tiba-tiba saja Aku melihat Mbak Mawar datang.Dia memakai baju yang sangat ketat hingga kedua toketnya bergelantungan.Namu Dia menutupi baju ketatnya dengan mengunakan Jaket hitam , Jilbab warna merah muda dan celana legging yang berwarna coklat hingga bongkahan pantatnya kelihatan.Istilah sekarang Dia sedang memakai Pakain Jilbob.Wajahnya memakai Make Up.Bibir tipisnya begitu seksi dengan lipstik warna merah muda.

“Hay udah lama ya nunggu Mbak”Tanya Dka sambil mengambil posisi duduk.

“Nggak kok Mbak”Jawabku seraya senyum.

Aku memanggil pelayan dan memesan minuman Es Jeruk.

“Gimana Mbak Hasil negosiasi dengan Keluarga korban”Tanyaku.

“Alhamdulilah lancar,Intinya mereka mau menurunkan harga kesepakatan damai asal besok harus di kasih uangnya.Bila tidak maka tidak ada kata damai.Alias suami Mbak masuk penjara selama Dua tahu.”

“Memangnya mereka mau turun ke harga berapa?”Tanyaku

“20 Juta”

“Jadi hanya turun 5 juta!”Jawabku sambil menatap tajam kedua bola mata indahnya

Mbak Mawar hanya menganggukan kepalanya.

“Terus kapan Mbak kesana?”

“Mbak nggak Tahu Wan.Mbak nggak punya duit.Buat makan dan biaya sekolah anak Mbak aja nggak ada”Jawab Mbak Mawar dengan raut wajah sedih

“Jadi mbak sekarang nggak ada uang sama sekali?”

“Iya wan “Jawabnya lirih.

Aku menghela nafas panjang.Merasa iba dengan keadaanya.Sungguh Mbak Mawar sangat cantik jelita.Seandainya Dia mau menjadi budak sekku maka Aku janji akan menjamin hidupnya.

Pelayan Kafe pun datang sambil membawa Es jeruk pesananku.Kemudian Aku mengambil dari tangan pelayan dan memberikannha pada Mbak Mawar.”Nih Mbak Minumnya”Kataku.

“Gini Mbak Aku sih mau membatu suami Mbak.Tapi ada syaratnya”Ucapku dengan penuh harap kalau Mbak mawar mau menerimanya.

“Benar kamu mau bantu Mbak?”Tanya Mbak Mawar mempertegas.

“Iya Mbak.Itu pun tergantung sama Mbak”

“Ya Wan Aku mau.Katakan saja apa syaratnya?”Ucap Mbak Mawar dengan antusias dan wajahnya yang mulai agak cerah.

“Hem…tapi janji ya kalau Aku katakan Mbak jangan marah?”

Mbak Mawar menganggukan kepala sambil tersenyum.
“Mbak Harus mau tidur bersamaku”Ucapku sambil menggigit bibir bawa.Hatiku penuh harap semoga Mbak Mawar nggak marah.Kalau perkara di terima apa nggaknya sih nomor sekian.Tapi seandainya di tolak pun,Aku akan berusaha kembali untuk mendapatka tubuhnya. Aku yakin dengan usahaku yang lebih keras lagi pasti akan meluluhkan hatinya.

Mbak Mawar Diam sambil menundukan kepalanya.Aku yakin Mbak Mawar sedang mengalami dilema.Dua menit kemudian Mbak Mawar mendongakkan kepala dan mengambil nafas panjang,Lalu berkata “Jujur Wan Aku tidak bisa menjawabnya.Kalau kamu pengen seperti itu tanyakan saja sama suami Mbak.Mbak Akan menuruti apapun keputusan suami Mbak”

Mendengar semua itu hatiku sedikit lega.Lalu Aku berkata “Baik Mbak Aku akan tanyakan langsung pada suami Mbak”

“Terus apa lagi syaratnya?”Tanya Mawar kembali.

Aku menghela nafas panjang.

“Baiklah Mbak.Selama Mbak melayaniku Aku tidak ingin memakai alat pengaman.Dan Aku juga ingin membuang seluruh pejuku dalam memek Mbak.Dan selama bercinta Mbak harus menuruti kata-kataku”Jelasku berharap Mbak Mawar menerimanya dengan Ikhlas.

“Baiklah Mbak nggak keberatan.Bila Mbak mandapat izin dari suami.Tapi kamu juga harus bilang seperti itu pada suamiku”

“Tentu saja Mbak”ucapku tersenyum bahagia mendengarnya.Akhirnya bentar lagi Aku bisa menikmati memek Mbak Mawar.Sebab Aku yakin suaminya akan setuju.

Aku dan Mbak Mawar pergi meninggalkan
kafe.Tentu setelah Aku membayar minumannya lebih dulu.

Aku mengatarkan Mbak pulang.Sampai dirumah Mbak Mawar menyuruhku masuk,Namun Aku menolaknya dengan Alus,Lalu Aku berkata “Besok Aku jemput ya di tempat biasa.Jangan lupa kamu tampil yang sangat cantik dan seksi.dan jangan lupa memek dan ketiak kamu di bersihkan dulu”Ucapku senyum.

“Baik Wan”Jawab Mawar Lirih.

Aku memperhatikan Area sekitar.Tampaknya suasana sangat sepi.Merasa Aman Aku kecup bibir seksinya.Mbak Mawar hanya tersenyum.Aku pun memberikan uang sebesar Rp.200.000.

Setelah itu Aku langsung pulang kerumah.Dan langsung masuk ke kamar.Dalam kamar Aku langsung WA Gina.

“Udah tidur Yank”Tanyaku.

Dua menit,Tiga menit,lima menit belum di balas juga.Mungkin saja Bu Gina lagi sibuk.Kalau tidur tidak mungkin sebab Jam baru menunjukan sembilan malam.Lalu Aku menaruh hpku diatas kasur,kemudian Aku menghela nafas panjang.Tiba-tiba saja Hpku berbunyi.Aku langsung mengambil Hpnya dan melihat layar monitor Hp.Tenyata dari Bu Gina.

Belum yank”Jawab Bu Gina.

Lalu Aku kembali mengetik kaybot Hpku

“Yank Besok izinin Aku nggak masuk sekolah dong”

“Lho kenapa nggak masuk?”

“Ada perlu yank”

“Perlu apa nih.Cerita Dong yank?”

“Besok Aku mau kejakarta,Mau menolong suami temanku”

“Emang kenapa suami teman kamu?”

“Panjang ceritanya.Nanti Aku ceritakan”

Bu Gina hanya membalas Emotion marah dan sebal.Aku tersenyum melihatnya.

“Jangan marah dong yank.nanti kamu kecantikanmu hilang Iho”

“Biarin.”Jawab Bu Gina singkat.

“senyum dong yank.Nanti Aku kasih hadiah kalau udah pulang”

“Hadiah apa yank”Jawab Bu Gina di sertai Emotion senyum.
Dalam hatiku berkata “Dasar perempuan kalau lagi ngambek sama aja,cukup kasih hadiah ngambeknya ilang.Tapi nggak semua Perempuan sih,Utung saja Gina tipe seperti itu,kalau kaga wah bakalan repot nih”

“Rahasia donk.Tapi yang pasti kamu bakalan suka deh”

“Ih kamu gitu deh yank.Suka gemesin”

“Hehe…Aku gitu loe”Jawabku dengan rasa bangga

“O,ya.kamu berapa hari mau izin?”Tanya Bu Gina mengalihkan pembicaraan.

“berapa hari ya,mungkin sebulan,dua bulan,tiga bulan atau setahun kali”Jawabku di sertai Emotion senyum.

“Sekalian aja nggak pulang selamannya”

Aku tertawa membaca balasnya.Lalu Aku berkata “Benar nih yank.Nanti kamu kangen Iho sama Anu Aku”

“Benar Yank.Tapi kamu harus bawa Aku”

“Hahaha…Bisa aja kamu yank.Aku izin cuman Dua hari saja kok”

“Oke Nanti Aku bilang sama kepala sekolah.Tapi Kamu habis pulang langsung temuin Aku ya?”

“Kalau Nggak Gimana?”

“Ya Aku pasti kangen sama Anu kamu”

“Bilang aja kontol yank.”

“He…he…he…”

“iya deh Aku langsung nemuin kamu.Aku juga kangen Ama memek dan servic kamu yank”

“Ya dong.Servic Aku kan yang terbaik”

Aku melirik kearah jam dinding,waktu menunjukan pukul 22 : 00.Itu berati sudah satu jam Aku berkomunikasi dengan Bu Gina Via Wa.

“Udah dulu yank.Udah malam nih.Besokan Aku harus jalan”

“Oke Yank mat bobo ya”

Aku pun tidak membalasnya.Lalu Aku lemparkan Hpku di atas kasur.Mataku sudah terserang rasa kantuk.Lalu Aku baringkan tubuhku diatas kasur.dalam hitungan menit Aku sudah tertidur pulas.

“”””
“”””

Pukul 06 : 00 Aku bangun dari tidur.Langsung saja Aku masuk kekamar mandi.Dalam kamar mandi Aku mengosok Gigi,setelah itu menyirami tubuhku dengan air,serta Aku poleskan sabun di tubuhku.terutama kemaluanku dan ketiaku, Aku bersihkan.Agar nanti Mbak Mawar tidak jijik saat menyempong kontolku.

Sepuluh menit Aku selesai mandi,Langsung saja Aku masuk kekamar dan berganti pakain.Setelah itu Aku langsung ke meja makan.Aku melihat nasigoreng susu di atas meja.Langsung saja Aku santap makanan tersebut sampai habis.

Selesai makan Aku segera keluar dan menghampiri mang Untung yang sedang memanaskan mesin mobil.

“Eh Aden.Udah makan Den”Tanya Mang Ujang ketika melihatku di depan matanya.

“Udah Mang.Mamang Udah makan?”

“Alhamdulillah Udah.Aden berapa hari kejakarta?”

“Nggak lama kok cuma dua hari Mang”

“Ya udah hati-hati den”

“Makasih mang”Ucapku.Lalu Aku masuk kedalam mobil.Mang Uajang segera berlari membuka pintu gerbangnya.Mobil yang Aku kendarai pun mulai beranjak meninggalkan rumah.

Dua puluh menit Aku sampai di jalan cacing.Aku lihat Mbak Mawar sedang berdiri di bawah pohon.Lalu Aku berhenti di depannya.Dan segera keluar dalam mobi.Lalu Aku berkata “Udah lama Mbak nunggunya?”

“Nggak kok.Mbak aja baru sampai sekitar tiga menit”Jawab Mbak Mawar dengan suara lembutnya.

Lalu Aku memperhatikan sekujur tubuhnya,Menurutku Mbak Mawar sangat seksi dengan mengunakan Jilbab merah tua,bermotif bunga,Kaos Oblong ketat yang membuat kedua gunung kembarnya bergelantungan,Bergambar Hello Kitty.Dan Celana Jeans yang sangat super ketat,yang membuat bongkahan pantat dan belahan mememknya tercetak dengan jelas.

“Kenapa Wan Kok bengong”Tanya Mbak Mawar.

“Mbak Mawar seksi banget banget”Ucapku

Aku melihat kalau wajah Mbak Mawar tersipu malu.Lalu Aku membuka mobilnya dan mempersilahkan Bidadariku masuk kedalam mobil.

“Makasih” Ucap Mbak Mawar senyum.

Aku segera masuk kedalam mobil kembali.Dan mobil segera beranjak menuju kota Jakarta.

“Mbak Mawar yakin dengan keputusannya.Kalau Mbak mau batalin juga nggak papa kok”Tanyaku berharap Mbak Mawar tidak terpengaruh oleh basa basiku.

“Ya Wan Aku sudah yakin.Asal Suami Mbak bisa bebas”

“Suami Mbak beruntung punya istri kaya Mbak Mawar,yang mau berkorban apapun demi suami tercintanya”

“Iya Wan.Apapun Akan Mbak lakukan karana Mbak sangat mencintai suami Mbak.Mungkin Mbak Nggak bisa hidup tanpa suami yang Mbak cintai”Ucapnya sedikit curhat

Aku terharu mendengarnya, begitu besar cintanya Mbak Mawar pada suaminya.Tapi tetap saja Aku harus bisa menikmati tubuh dan memeknya.Aku tidak perduli apa Mbak Mawar cinta atau nggak padaku.Yang penting Aku mendapatkan kepuasan sek darinya.Beda dengan Bu Gina yang harus Aku setubuhi jika di hatinya sudah ada cinta.

Setelah menempuh perjalan berjam-jam,Akhirnya sampai juga di Polres Jakarta Timur.Aku dan Mbak Mawar cari makan lebih dulu.Setelah itu baru Aku temui Suami Mbak Mawar.

Aku bersalaman dengan suami Mbak Mawar sambil memperkenalakam diriku.Aku kira suami mbak mawar orangnya ganteng ternyata dugaanku salah.

Suami Mbak Mawar sangat jelek wajahnya.Kulitnya hitam pekat berkumis dan bulu tanganya cukup lebat.Aku bingung kenapa Mbak Mawar mau menikah denganya?

Padahal Mbak Mawar sangat cantik jelita,wajah dan kulitnya putih,Bahkan kecantikan Luna Maya aja masih kalah.

Aku,Mbak Mawar dan suaminya duduk di ruangan jenguk tahanan.Awalnya Aku menolak namun Mbak Mawar ingin Aku berada di antara mereka.

“Mah apa kamu sudah mendapatkan uangnya.Tolong papah Ma,Papa Nggak kuat ditahan hampir setiap hari papa disiksa oleh tahanan lain.Bahkan papa mendapat ancaman akan di bunuh”

Aku kaget mendengarnya.Berati kabar yang Aku dengar benar adanya,Yaitu berita tentang kalau tahanan yang kuat suka menyiksa tahanan yang lemah.ibaratnya seperti hukum Rimba siapa yang kuat akan menang atau berkuasa.

“Udah pah.Tapi?_”

“Tapi apa Mah”

“Tapi Ada syarat yang harus papah penuhi”

“Apa itu Mah.Apa pun syaratnya akan papa penuhi,asal papa bisa bebas”

“Biar Irawan saja pak yang menjelaskannya”Ucap Mbak Mawar sambil melihat kearahku.Suami Mbak Mawar juga melihat kearahku dan menatapku dengan tatapan memohon.

“Baiklah

“Baiklah Om Rudi.Aku akan jelaskan persyaratan apa saja yang harus di penuhi”

“Silahkan Mas Irawan”Ucapnya sopan.

“Intinya saya siap membatu Om Rudi meminjamkan sejumlah uang agar bisa keluar dari penjara,Tapi om Rudi tahu sendiri kalau di dunia ini nggak ada yang gratis.Kencing aja harus bayar dua ribu.Disini ada sembilan pasal yang harus om Rudi penuhi.Dan saya akan menjelaskannya satu persatu.Pasal pertama.Mbak Mawar Harus bersedia Melayani Nafsuku”

“Apa!!!” Ucap Danu dengan nada tinggi dan sambil berdiri.

“Baik Om saya ulangi satu kali lagi.Pasal pertama Mbak Mawar harus mau melayaniku di ranjang”

“Nggak.Aku nggak setuju!”Ucap Rudi dengan Nada tinggi.

“Ya.Udah kalau Om Nggak setuju juga nggak papa saya nggak bakalan maksa”Ucapku.

Mbak Mawar Diam saja sambil menundukan kelapa.

“Kamu perlu tahu ya.Walau pun Aku miskin tapi Aku sangat mencintai istriku.Aku tidak Rela bila Tubuh istriku di jamah oleh pria lain”

“Baik kalau begitu saya keluar dulu.Silahkan Om Rudi pikir-pikir lagi”Ucapku sambil beranjak keluar ruangan Besuk.

“Pah Makasih sudah mencintai mama sepenuh hati.Tapi Aku nggak tega melihat papah di siksa oleh tahanan lain.Sementara nggak ada cara lain selain itu.”

“Papa Juga tahu Mah.Tapi Papa masih nggak Rela tubuh mama di jamah oleh pria lain”

“Mama ngerti pah.untuk itu mamah serahkan semua pada papah”Ucap Mbak Mawar dengan mata yang di penuhi oleh kepasrahan.

Rudi menatap tajam mata istri tercintanya,Hatinya begitu pedih,Mengapa karana kesalahannya istrinya harus menanggung semua Akibatnya.Lalu Ia memeluk erat tubuh istri tercintanya.”Maafkan papah Ma”Ucap Rudi Dibalik punggung istri tercintanya.Tanpa terasa Air matanya menetes.

“Mah.Maafin papah ya.Papa Mungkin harus menerima tawarannya.Papa Enggak mau mati di penjara”

“Iya Pah”Ucap Mbak Mawar,kedua bola matanya ikut meneteskan Airmata.

Aku masuk kembali keruangan besuk atas perintah Mbak Mawar.Lalu Aku duduk di bangku yang kosong.

“Jadi Gimana apa papa setuju?”Tanya Mbak Mawar dengan wajah tertunduk dan suara yang Lirih namun masih bisa di dengar kami berdua.

“Iya”Jawab Rudi.

Aku tersenyum mendengarnya.Lalu Aku berkata “Aku akan jelaskan pasal kedua sampai sepuluh.Pasal kedua adalah Om Rudi Harus ikut Aku ke Villa selama Dua hari.Karana selama dua hari penuh Aku ingin menikmati tubuh Mbak Mawar.Dan segera keperluan Om Rudi yang harus mempersiapkan contohnya makan dll.Bagaimana apa Om Rudi setujuh?”

Rudi hanya menganggukan kelapa dengan lesu.

“Oke kalau bapak setuju.Maka Aku akan menjelaskan pasal ketiga.Setiap bercinta Aku tidak mau memakai kondom dan sejenisnya.apakah om Rudi setuju?”

“Ya Mas Irawan”Ucapnya lirih

“Oke Pasal selanjutnya akan nyusul,Dan pasal selanjutnya Om Rudi harus setuju apapun itu”

“Baiklah”

Aku tersenyum penuh kemenangan.Aku lihat Mbak Mawar masih menundukan kelapa.

“Maaf Pak Jam besuknya udah habis”Ucap salah satu polisi yang baru datang.

“Baik Om Rudi.Aku akan datang lagi jam sepuluh malam.Karana Aku harus menunggu orangnya pulang lebih dulu.Tadi pas Aku dan Mbak Mawar kesana Orangnya sedang pergi dan kata tetangganya pulangnya jam sembilan malam”

“Baik Aku akan menunggu”Ucap Om Rudi. Lalu berjalan menuju ruang jeruji besi yang di ikuti polisi yang piket hari ini.

Aku dan Mbak Mawar segera keluar.Segera mungkin Aku mencari hotel untuk melepas lelah.Aku dan Mbak Mawar hanya menyewa satu kamar.Dalam Kamar hotel Aku menyuruh mbak Mawar membuka Jilbabnya,Tampak rambut panjang hitam nan indah terurai.Lalu Aku mengambil fotonya.Begitu Juga pakainnya Aku suruh buka satu persatu lalu mengambil Fotonya,Hingga tinggal celana dalam dan BH saja,Itu pun Aku juga sudah ambil fotonya.

“Wah tubuh Mbak Mawar sangat indah.Kulitnya putih seperti bidadari turun dari kayangan”Ucapku
memujinya.Mbak Mawar hanya senyum.

Lalu Aku menatap tajam Celana dalamnya yang berwarna putih.Belahan memeknya sungguh tampak jelas.Aku lalu memegangnya sebentar.

Lalu Aku suruh menari-nari hanya mengenakan celana dalam saja.Mbak Mawar menari layaknya seorang penari erotis yang sudah profesional.Tentunya Aku tidak mau melewatkannya begitu saja,Lalu Aku merekamnya lewat Hp.Lumayan buat di pamerkan sama Anton

Suara Music pop pun menemani tarian mbak Mawar.Usai Menarik Aku dan Mawar mawar tidur bersama.Tentunya kami hanya sebatas tidur.Sebab Aku ingin menikmati pertama kali tubuh indahnya di sebuah Villa di temani oleh suaminya sendiri.

Bersambung….

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part