. Pengalaman Mengubah Hidup Part 16 | Kisah Malam

Pengalaman Mengubah Hidup Part 16

0
62

Pengalaman Mengubah Hidup Part 16

Setelah adegan ranjang tadi kami membersihkan diri di kamar mandi dan setelahnya aku tiduran diatas kursi malas dipinggir kolam renang sambil memandangi lautan dan mendengarkan suara ombak pasang menjelang malam. Helga mengenakan celana dalam yg seperti celana bermotif renda dan tanktop. Dia lantas ikut mendatangi aku sambil membawakan jus jeruk yang diambilnya dari kulkas hotel ini.

“ini minum jus jeruk Rend, biar seger”, ucap dia sambil mengulurkan tangannya untuk memberikan gelas padaku, lantas dia menaruh pantatnya yang lebar di kursi malas di sebelahku yang dibatasi oleh meja bundar kecil untuk menaruh gelas.
“makasih”, lantas aku meminumnya.

“gila sempit banget sih hel vaginamu” lanjutku sambil bercanda.

“enak banget kah” tanyanya.

“banget” jawabku

“iyalah, tiap bulan aku perawatan vagina kok di salon, makanya singset, pink dan wangi” jawabnya manja.

“serius?” tanyaku penasaran

“iya, sama seperti memperawani cewek ya?” tanyanya sambil bercanda.

“belum pernah memperawani cewek aku hhaha” jawabku santai.

“seriuuus?” tanyanya serius.

“iyaa gilaak, bikin penasaran rasanya haha”, balasku sambil tertawa.

“eh Rend, aku boleh tanya sesuatu tak?”, tanya dia padaku.

“hmmm boleeh apaan?”, balasku sambil minum jus tadi.

“haha, kamu kan culun yah, katanya temen-temen yg lain kamu jomblo seumur hidup, tapi kok kamu bisa bikin cewek klejotan gak jelas, emang latihan dimana??”, tanya dia, yang jelas membuatku kaget.

“anjir jomblo seumur hidup, haha latihan dari coli”, balasku bohong.

“gak mungkin lah, aku taulah bedanya cowok yang lihai dan pemula”, terang dia.

“anjir kamu ngamatin cowok saat ngentotin kamu ya”, jawabku bercanda.

“bukan gitu, ya tau lah, gampang banget, biasanya yang hobi coli paling mah 15 detik udah keluar semua”, terang dia.

“hmmm kalau aku jujur, kamu mau gak njaga rahasiaku?”, balasku dengan tatapan serius.

“janji bos, aku penasaran aja kok bisa lihai banget”, balas dia.

“aku di ajarin sama tante-tante kenalanku, dulu ya baru nancep terus mancur semua hehe terus diajarin jadi bisa gini deh, tolong jaga rahasiaku ya, Sandra aja belum tau”, terangku pada dia.

“haaaa sudah ku tebak! Aku pernah kenal sama cowok juga yang pernah jadi simpenan tante-tante juga bikin kaki gemeter, ternyata kamuuuuuuuu”, jawab dia sambil menatapku. “wait tadi kamu bilang Sandra belum tau? Wait wait, kalau kamu gak ada apa-apa seharusnya kamu santai dong jika dia tau, pasti kamu diem-diem suka Sandra”, lanjut dia menuduhku tentang Sandra.

“ya gak ada apa-apa yakin suer, tapi jagalah, gak enak juga sama yang lain, kalau tau si anak culun punya tante”, balasku singkat.

“ngomong-ngomong doi siapa sih penasaran aku haha”, lanjut dia ingin mengupas tuntas tentang aku.

“dia dokter gitu, janda, kesepian doi, makanya butuh guweeeh”, balasku songong.

“iya iya boooosssss”, balas dia sambil tertawa.

Lantas Helga bediri untuk mengambilkan jus jeruk lagi untukku, setelah dia kembali dia membawa HP nya untuk melakukan selfie snapgram dengan menunjukkan view lautan luas, namun yang di snapgram hanya bagian atasnya, karena bagian pinggul kebawah dia hanya menggunakan celana dalam.

“haha eh Helga, ngomong-ngomong kamu punya fantasi dalam bercinta yang belum terwujud gak?” tanyaku penasaran saat dia kembali duduk pada kursi malas itu.

“haha adaaa” jawabnya lantang.

“yuuk aku wujudkan” ajakku.

“aku cuma pengen bisa squirt hehe”, jawabnya malu-malu.

“hmm boleh tuh aku wujudin haha, pasti di ceritain Sandra hmm” jawabku sambil ngakak.

“iyalah gilak, makanya aku ajak kesini juga hehehehe”, balas dia dengan wajah memerah.

“hmm bisalah aku bantu wujudin”, jawabku santai karena ini emang keahlianku.

“kalau fantasimu apaan Rend?”, tanya dia kepadaku.

“haha aku pengen anal seks”, balasku singkat.

“njir kentot pantat?”, tanya dia meyakinkan.

“iyaa”, balasku singkat.

“hmm kalau kamu bisa bikin aku squirt, ntar fantasimu aku wujudin deh”, ucap dia.

“deal”, balasku lantas kami bersalaman.

“oke bakal aku bikin ketagihan kamu ntar haha” ajakku.

“deal”, balas Helga singkat dengan bermain dengan HP nya.

Hari semakin malam, suara debur ombak semakin kencang saat bertabrakan dengan dinding tebing. aku kembali horny. Aku ingin mencoba untuk membuat Helga squirt. Aku berdiri dan menatap kearah horizon lautan yang tidak terlihat, angina berhembus kencang, aku penasaran dengan Helga yang masih nyantai dengan celana dalamnya dan tidak kedinginan. Aku melihat jam dinding di dalam kamar, menunjukkan pukul 19.34. tidak ada rasa lapar yang menyerang perutku, namun rasa lapar ingin melahap vagina Helga untuk kedua kalinya hari ini.

Aku berada di depan dia, dan tanganku berada di dalam celanaku, dia menatapku sambil tersenyum, lalu aku membungkukkan diri dan mencium leher Helga.

“ahhhhh rendyyyyyyyyyyyyy”, desahnya dan tangan dia masuk ke dalam celanaku memegangi kontolku yang sudah cukup tegang.

Aku turun ke bagian pusarnya dan menciumi daerah diantara pusar dan vaginanya. Aku melepas celana dalamnya menggunakan gigi ku. Lagi-lagi ku jilatin vagina indahnyaa.

“ahhh renddyyyyy, enak bangettttttttt” desah Helga

“uwwwww yeeee uwww yeeeess”

“hmmm ohhhhhh Rendy, kamu enak banget ahhh, lidahmu luar biasaaaaa”
Bulan yang terang menyinari bumi memandangi dua manusia yang sedang keenakan, aku berada diantara paha Helga, dan dia sedang intens menikmati serbuan lidahku.

“awwww Rend awwww gila enak bangeeet awwww”

“hhhh yesss awww uhhhh hmmmm gilaaa ini sampai ubun-ubun rasanya”

Kaki dia melalang melintang di punggungku berusaha menahan serbuan lidahku, wajahnya yang semakin sange gak karuan.

“Helga, aku masukin jariku ke vaginamu ya” tanyaku. Dia mengangguk pelan. “tapi kamu kudu pasrah dan dinikmatin aja ya”.

“masuk ke kamar aja Rend, jangan disini”, ajak dia, lantas dia berdiri dan menarik tanganku untuk masuk ke dalam kamar, gila dia seksi banget berjalan berjinjit tanpa celana dalam namun menggunakan tanktopnya.

“bener kata Sandra, cowok mana tahan dengan Helga”, pikirku.

Lalu, dia berbaring di ujung kasur dengan membuka kakinya lebar lebar. Aku bertutut di lantai dan bersiap untuk menghujam lubang surgawinya dengan jariku.

Ku masukkan kedua jariku ke dalam vaginanya “ahhh pelan-pelan rendy, sakit”. BLESSSS

Aku goyangkan jariku..

CHEK CHEK CHEEK CHEEEKKK.. suara becek vagina Helga. Helga hanya mendesah dan mencengram sprei kasur, rambutnya sudah acak-acakan, tanktopnya sudah tidak berbentuk, tangannya memainkan susunya sendiri.

“ehmmmm ahhhh mmmmmmm rendyyy sayanggg hmmmmm” rintihan enak Helga.

“awwww aawww awww awwwww”

“uhhhh uhhhh wwwwaaaaa yeeeee”

“hmmmm aku gak tahaaaan awwwwww yeeeeaaaaaa”

“hmmmm enak banget awwwwww”

Setelah sekian lama, pegal jariku sudah mulai terasa. Ku rasakan dinding rahimnya sudah mulai membengkak dan aku menekan dalam-dalam dinding itu.

“ahhhhhhh RENDDYYYY AHHHHH AKU KELUAAAAAAAAAAAAAHHHHHH”

“AHHHHHHHHH ENAAAAAAAAAAHHHHHHHHH” pahanya bergetar dan perutnya kembang kempis, kakinya berusaha menutup pahanya tapi aku tahan, aku terus mengobelnya dan..

CREEET CREEEEEEET CREEEEETTTTTTT cREEEETTTT semburan squirt dari vagina Helga pun keluar mengenai kepala dan dadakuuu.

Ku tatap matanya dan dia merem melek seperti orang kerasukan, namun ini kerasukan yang enaknya luar biasa.

“ahhhh ohhhhhhhhhhhh ahhhhhhhhhhhhhh gilaaaaaaaaaaaaa, enaaak banget, aku belum pernah merasakan yang seperti inii” ucap dia sembari mengejar nafas yang hilang diburu.

Setelah mendapat sedikit tenaga, aku posisikan Helga doggie style. “giliranku ya sayangg” ucapku.

Ku arahkan kontolku yang sudah ngaceng daritadi menunggu giliran untuk masuk kedalam sarangnya.

BLEEESSSSSSS..

“PLOK PLOK PLOK” suara pantat dan pahaku bertemu.

“AH AH AH AH AH AH AH AH” suara desah kami tiada henti. Susu Helga menggantung indah, lututnya nampaknya sudah semakin lemas karena posisi kami semakin rendah tiap menitnya, susunya aku remas terus dan pantatnya aku tabokin PLAK PLAK PLAK.

“awww yess awww tabokin terus pantatkuuu awwww”

“ahhhh Helga enak banget vaginamu, awwww yesssss”

“iyaaa enaaak yaaa terus pompa terussss awwww awwww awwww”

Aku berhenti sejenak mengatur aliran pejuhku yang sudah mendesak ingin keluar, aku ingin bertahan selama mungkin dalam ritual ini.

Kami berganti posisi dengan Helga berada diatasku, AH AH HMM EHH HMMM, desah Helga sembari naik turun keenakan.

“awwww Helga enak Helgaaaaa”, dia diatasku sembari memegangi susunya sendiri dengan mendesah keenakan.

“awww yeaahhh hmmm awww yesshhh”

“ahhh enak banget awwwwwhhh”

“Helga aku mau sampai Helga, keluarin dimana?”, tanyaku merasakan pejuhku akan mengalir keluar.

Lantas dia mencabut kontolku dari vaginanya dan memasukkan kontolku di dalam mulutnya sembari mengocoknya pelan-pelan, “AHHHHHHHHHHH HMMMMMMMM AHHHH” croot croooooor croooot semburan demi semburan keluar di dalam mulutnya dan dia menelannya.

“hmmmm gurih hahah” tawa Helga. “enak banget td orgasmenya hahahahhaa” kamipun berpelukan.

Lantas kami menghidupkan TV yang menempel di dinding tembok bersebrangan dengan kasur dan kami ngbrol ringan sambil beristirahat.

“gila sih tadi haha 2 hal baru yang aku rasakan ML sama kamu hari ini”, ujar dia.

“apaan?”, tanyaku kepadanya membawa penasaran.

“ML tidak berkondom dan squirt”, jawab dia.

“haaaa masa belum pernah ML gak pakai kondom?”, tanyaku.

“beneran, gini gini juga njaga kali gueee, eh tapi sekali pernah gak berkondom, saat nglepas perawan haha”, jawab dia tanpa beban.

“haha kamu pernah perawan tah?”, tanyaku sambil bercanda dan memeluknya.

“pernahlah gilaaakkk”, jawab dia sambil tertawa.

“ceritain lah dulu pertama ML gimana haha”, ujarku.
“haha panjang nih ceritanya dan complicated banget haha”, balas dia.

“gapapa lah, kan kita masih lama juga disini”, jawabku.

“baiklah”, balas dia memulai ceritanya. “aku udah kenal orgasme pas klas 3 SMP, dan pertama orgasme enak banget, dengan masterbasi tapi, nah aku ketagihan lah biasa, tapi belum berani kentot atau masukin jari, terus waktu kelas 1 atau 2 aku lupa, kita piknik sepupu-sepupu gitu kan ke Bali kira-kira seminggu, nah kira-kira kami ber-6an lah, adikku cewek pada waktu itu SMP dan sepupuku cowok yang hampir seumuran denganku yang tinggal dengan kami. Kami bertiga tidur sekamar plus extra bed untuk sepupuku itu. Pada malam pertama nothing wrong, pada malam kedua aku dan adik sepupuku dugem kan, sedangkan adikku gak ikut dia pilih piknik dengan sepupu yang lain. Nah di tempat dugem kami mabuk dan kami saling peluk dan raba. Aku merasa horny dan aku bisa merasakan kontol dia ngaceng. Setelah dari dugeman, kita kembali ke kamar, dan di kamar adikku gak ada. Aku buka HP ku mencari adikku, ternyata dia pilih tidur di kamar sepupuku yang lain. Yauda…..”, cerita dia.

“yauda gimana nih tanggung”, mintaku.

“haha anjiirrr, yauda kami masih merasa dikit on, kami ciuman, salah emang saudara kok begituan, tapi adrenalinnya gilak, terus kami membuat batesan untuk gak sampai ML, yauda tapi namanya horny mau gimana, dia ngeluarin kontolnya kan, dan aku bantuin kocokin dan ngemut. Itu pertama kali aku pegang kontol. Dan malam selanjutnya kami petting, telanjang saling memuaskan tapi gak ML. itu gitu terus hingga beberapa hari kemudian, kami khilaf dan perawanku diambil oleh sepupuku sendiri yang selama ini aku anggep seperti adikku sendiri”, cerita dia.

“hmmm kamu kecewa atau gimana kah?”, tanyaku.

“hmmm awalnya sih hihi, terus kita yauda udah terlanjur mau gimana lagi kita melakukan itu selama di Bali, sesampaianya kembali dari liburan, bukannya berhenti tapi malah kami ketagihan dan kadang kami ML dirumah kalau ada kesempatan namun kami diem-diem sewa apartment gitu, biar aman kami pakai kondom terus. Hubungan itu hingga kami lulus SMA, dan sekarang dia lanjut sekolah di Sydney, dan kami gak ketemu lagi”, lanjut dia.

“hmmm”, jawabku singkat.

“tapi ya, incest emang gila dan emang bener-bener ada, aku juga ada temen yang malah ML dengan kakak kandung lah, adik kandung lah gila emang, tapi emang horny nya berkali-kali lipat”, jelas dia menceritakan dengan semangat.

“wow benarkan…menarik tuh hahahaha”, balasku singkat sembari berpikir.

“kakak Novita……….”, pikirku jorok.

“yauda yuk cari makan yuuk, laper nih”, ajak dia membuyarkan pikiran jorokku.

–BERSAMBUNG—

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part

Cerita Terpopuler